Cegah Penyelewengan BBM Subsidi, Pemkab OKU Bentuk Satgas Pengawasan

Dede Febriansyah
Satgas dari instansi terkait mengawasi distribusi BBM subsidi di Kabupaten OKU. (Foto: Ist)

OKU, iNews.id - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ogan Komering Ulu (OKU), Sumsel membentuk Satuan Petugas (Satgas) untuk mengawasi distribusi BBM bersubsidi. Satgas ini diharapkan dapat mencegah penyelewengan BBM subsidi yang disinyalir meningkat sejak terjadi kenaikan harga. 

Area Manager Communication, Relation & CSR Sumbagsel, Tjahyo Nikho Indrawan mengatakan, dengan dibentuknya Satgas tersebut tentunya sejalan dengan tujuan Pertamina agar BBM bersubsidi dapat tepat sasaran.

"Kita sangat mengapresiasi pembentukan satgas pengawasan ini. Sehingga diharapkan dapat meminimalisir adanya penyelewengan dalam proses pendistribusian BBM bersubsidi," ujar Nikho, Kamis (29/9/2022).

Satgas pengawasan tersebut beranggotakan lintas instansi pemerintahan, seperti Pemkab OKU, Polri, TNI, Pol PP, Dinas Perhubungan serta Himpunan Mahasiswa.

"Dengan adanya sinergi dalam pengawasan BBM bersubsidi ini, Pertamina juga mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk turut serta dalam pengawasan dan bijak menggunakan BBM sesuai peruntukan," katanya.

Nikho mengungkapkan, Pertamina mencatat rata-rata konsumsi harian BBM bersubsidi jenis Bio Solar, pada bulan Agustus 2022 untuk wilayah OKU sekitar 85 KL per hari. Sedangkan untuk produk Pertalite mencapai 146 KL per hari.
 
"Kami menghimbau kepada masyarakat untuk selalu membeli BBM di lembaga penyalur resmi, seperti SPBU dan Pertashop. Selain itu, Pertamina juga terus mendorong masyarakat untuk mendaftarkan kendaraannya melalui Program Subsidi tepat yang saat ini dikhususkan bagi kendaraan roda empat (mobil), agar BBM subsidi dapat benar-benar tersalurkan kepada masyarakat yang berhak," katanya.

Editor : Berli Zulkanedi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Prihatin Warga Antre di SPBU, DPRD Sumsel: Usut Gudang BBM yang Libatkan Oknum Polisi

57 tahun lalu

Prakiraan Cuaca Sumsel: Sebagian Besar Wilayah Cerah Hari Ini

57 tahun lalu

AKBP Dalizon Dituntut 4 Tahun, Sebelumnya Bikin Gempar Mengaku Setor ke Atasan di Polda Sumsel 

57 tahun lalu

Polisi Sebut Angka Kriminalitas di Sumsel Tinggi Dipicu Faktor Ekonomi

57 tahun lalu

Waduh, Angka Kejahatan di Sumsel Masuk 10 Besar di Indonesia

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal