Buang Rasa Iba, Syarat Jadi Algojo Hukuman Mati di Arab Saudi

Pratitis Nur Kanariyati
Para algojo pengeksekusi mati menunggu pelaksanaan hukuman pada narapidana. (Foto: Ist)

RIYADH, iNews.id - Kerajaan Arab Saudi menjadi salah satu dari lima negara yang paling banyak melaksanakan eksekusi hukuman mati. Arab Saudi memang bukan negara yang terbanyak, namun pelaksanaan eksekusi mati menjadi perbincangan.

Arab menempati posisi ketiga dalam penerapan hukuman mati pada 2014, setelah China dan Iran. Di bawah Arab Saudi, terdapat Irak dan Amerika Serikat (AS), berdasarkan data Amnesty International.

Algojo merupakan orang yang melakukan eksekusi mati kepada tahanan yang telah divonis pengadilan. Lalu, apakah terdapat syarat khusus untuk menjadi seorang algojo di Arab Saudi?

Melansir BBC, Kementerian Pelayanan Publik Arab Saudi tidak memberikan kualifikasi khusus bagi mereka yang berminat melamar sebagai algojo.

Seorang algojo terkenal di Arab Saudi yang bernama Abdallah menegaskan, menjadi algojo pantang merasa iba para terpidana mati.

Editor : Berli Zulkanedi
Artikel Terkait
5 tahun lalu

Baru Pulang dari Arab Saudi, Perempuan asal Sukabumi Positif Covid-19

5 tahun lalu

5 Daerah Peraih Medali Terbanyak Porprov Sumsel XIII di OKU Raya

5 tahun lalu

Perintah Jaksa Agung, Kejati Sumsel Bentuk Timsus Berantas Mafia Tanah dan Pelabuhan

5 tahun lalu

Larangan Penerbangan dari Indonesia Dicabut, Kemenag Bahas Teknis Umrah dengan Kementerian Haji Arab Saudi

5 tahun lalu

Arab Saudi Cabut Larangan Umrah bagi Jemaah Asing Berusia 50 Tahun ke Atas

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal