BPBD Prediksi Hotspot di Sumsel Terus Meningkat

Antara
Titik api diprediksi terus meningkat di Sumsel. (Foto: Ilustrasi/Ist)

PALEMBANG, iNews.id - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumsel prediksi jumlah titik panas atau hotspot terus meningkat. Masyarakat diimbau lebih berhati-hati dalam penggunaan api baik untuk pembakaran sampah maupun membersihkan lahan.

"Wilayah Sumsel untuk jumlah hotspot merata di semua wilayah, cuma ada beberapa yang lebih banyak ada yang sebagian lebih sedikit, akan tetapi di kondisi hotspot saat ini sudah mulai menunjukkan peningkatan dibanding bulan-bulan sebelumnya, khususnya pada bulan April mulai ada peningkatan dan pada bulan Mei juga akan mulai meningkat,” ujar Kepala Bidang Penanganan Darurat BPBD Sumsel Ansyori, Senin (15/5/2023).

Pihaknya telah melakukan pemantauan hotspot di seluruh wilayah Sumsel, terutama pada daerah yang rawan terjadinya kebakaran hutan dan lahan (karhutla). "Kami terus melakukan patroli dan sosialisasi serta pengecekan titik hotspot dengan pihak TNI dan Bhabinsa di wilayah kerjanya masing masing,” katanya.

BPBD Sumsel mengimbau masyarakat tidak membakar baik saat membersihkan mau pun membuka lahan karena dengan kondisi cuaca ekstrim ini dikhawatirkan api bisa cepat menyebar.

Editor : Berli Zulkanedi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Partai Perindo Sumsel Target Suara 3 Kali Lipat dari Pemilu 2019

57 tahun lalu

Daftarkan 74 Bakal Caleg ke KPU, Partai Perindo Sumsel Target Raih Kursi di Tiap Dapil 

57 tahun lalu

Terlilit Utang, Nenek 60 Tahun di OKI Sumsel Nekat Edarkan Sabu

57 tahun lalu

Menparekraf Motivasi Pelaku Ekonomi Kreatif di Ogan Ilir Sumsel

57 tahun lalu

5 Daerah Penghasil Ikan Terbesar di Sumsel, OKU Selatan dan Pagaralam Minggir Dulu 

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal