Dia menyebut situasi sempat tegang karena warga emosi. Saat itu kedua pelaku masih berada di sekitar pagar dan belum sempat masuk ke dalam rumah.
Susinawati menjelaskan, dari dua orang terduga pelaku, satu berhasil ditangkap warga dan satu lainnya melarikan diri.
“Pelakunya dua orang, satu tertangkap dan satu berhasil kabur dengan motor. Informasinya pelaku yang ditangkap itu sekitar 200 meter dari lokasi kejadian,” ucapnya.
Pelaku yang kabur berinisial R kini masih dicari polisi. Sementara itu saat diamankan, pelaku Deni Pratama disebut sempat melakukan perlawanan dengan membawa pisau. Kondisi itu membuat warga semakin marah. Massa kemudian mengeroyoknya hingga mengalami luka berat.
Akibat amukan massa, pergelangan tangan kanan Deni dilaporkan putus. Dia kemudian dibawa ke rumah sakit dalam kondisi bersimbah darah. Polisi yang datang ke lokasi lantas mengamankan situasi dan mengendalikan kerumunan warga.