BNN Sebut 714 Kawasan di Sumsel Rawan Narkoba, Perlu Pemberantasan Prima

Antara
Kapolda Sumsel Irjen Pol Albertus Rachmad Wibowo, Ketua KPK Firli Bahuri, Kepala BNN Petrus Reinhard Golose dan Ketua DPRD Sumsel Anita Noeringhati. (Foto: Antara)

PALEMBANG, iNews.id - Badan Narkotika Nasional (BNN) mendorong upaya pemberantasan narkoba secara prima di Sumsel. Pasalnya, masih banyak kawasan yang rawan dijadikan tempat peredaran dan penyalahgunaan narkoba di Bumi Sriwijaya.

Kepala BNN Petrus Reinhard Golose menyebutkan, sedikitnya terdapat 714 kawasan rawan peredaran dan penyalahgunaan narkoba di Sumsel.

Kawasan rawan narkoba tersebut di antaranya berada di Kabupaten Ogan Komering Ilir, Empat Lawang, Musi Banyuasin, Banyuasin dan Kota Palembang dan sekitarnya.

"Kerawanan dikarenakan masing-masing daerah itu utamanya merupakan akses penghubung upaya penyelundupan narkoba antarprovinsi baik perairan atau pun darat," ujarnya usai Dialog Publik BNN bersama KPK, BNPT, dan LPSK di Markas Polda Sumsel, Rabu (1/3/2023).

Tingkat kerawanan tersebut juga dapat dibuktikan dari besarnya realisasi pengungkapan kasus oleh BNN bersama instansi penegakan hukum lain.

Editor : Berli Zulkanedi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kerusakan Jalinteng di OKU Sumsel Kian Parah 

57 tahun lalu

BMKG Prakirakan Mayoritas Wilayah Sumsel Hujan Sedang - Lebat

57 tahun lalu

Dalam Sepekan Polda Sumsel Ungkap 21 Kasus Narkoba, 22 Tersangka Diamankan

57 tahun lalu

Prakiraan Cuaca Sumsel 26 Februari, Prabumulih dan Lubuklinggau Hujan 

57 tahun lalu

BI Sumsel Siapkan 4 Jurus Kendalikan Inflasi Jelang Ramadhan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal