BNN Sebut 100.000 Warga di Sumsel Terpapar Narkoba

Antara
Ilustrasi narkoba. (Foto: Ist)

PALEMBANG, iNews.id - Badan Narkotika Nasional Sumsel menyatakan pemberantasan dan pencegahan penyalahgunaan narkoba perlu dilakukan lebih gencar dan secara bersama-sama. Pasalnya, jumlah pecandu atau korban penyalahgunaan narkoba di Sumsel mencapai 100.000 orang dengan tingkatan pencandu pemula hingga akut. 

Untuk itu, yang salah satu yang harus dilakukan menutup celah masuk dan beredarnya narkoba di Sumsel.
"Melihat fakta tersebut, BNN mengajak anak muda dan semua pihak untuk menutup celah masuk dan beredarnya narkoba di Sumsel," ujar Kepala BNN Sumsel Brigjen Pol M Arief Ramadhani, Kamis (23/3/2021).

Arief menjelaskan, untuk memberikan efek jera kepada pengguna dan pengedar narkoba, BNN Sumsel dalam setiap kesempatan penyuluhan mengingatkan kepada pelajar, mahasiwa dan masyarakat umum untuk tidak coba-coba mengonsumsi dan mengedarkan narkoba karena jika terjaring petugas akan diproses sesuai ketentuan. 

"BNN terus mengingatkan, jangan pernah untuk coba-coba karena ini sangat membahayakan dan merusak," katanya.

Editor : Berli Zulkanedi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Raih Dukungan Berbagai Daerah sebagai Ketum Kadin Pusat, Anindya Bakrie Lantik Kadin Sumsel

57 tahun lalu

Disuntik Vaksin, Wagub Sumsel Tersenyum Lebar dan Percaya Diri

57 tahun lalu

Lantik Pengprov POBSI Sumsel, Hary Tanoesoedibjo: Bersama Majukan Biliar Indonesia

57 tahun lalu

Setahun Covid-19 di Sumsel: 17.000 Positif dan 825 Meninggal Dunia

57 tahun lalu

Bulan Depan Sumsel Terapkan Tilang Online

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal