Berbahaya, Pangan Mengandung Boraks dan Rhodamin B masih Beredar di Palembang

Erwin Setiawan
Tumpukan terasi yang diduga mengandung bahan berbahaya. (Foto: Erwin Setiawan)

PALEMBANG, iNews.id - Bahan pangan atau makanan mengandung bahan berbahaya seperti Boraks dan Rhodamin B masih ditemukan di pasar tradisional di Palembang. Dalam sidak yang dilakukan tim gabungan di Pasar 10 Ulu, dari 42 sampel makanan yang diperiksa, lima di antaranya mengandung Boraks dan Rhodamin B.

Lima sampel yang positif mengandung bahan berbahaya itu yakni empat sampel terasi dan satu sampel lainnya cincau. Dari temuan itu, pedagang yang menjualnya langsung diberikan peringatan agar tidak menjual lagi produk yang mengandung zat berbahaya. "Langsung diberikan peringatan karena ini sangat berbahaya, jika masih mengulangi akan ditindak. Pemkot bersama BPOM bekerja sama dengan kepolisian akan memberikan tindakan tegas," ujar Wali Wali Kota Palembang, Fitrianti Agustinda. 

Sidak terus dilakukan Pemkot Palembang bersama BPOM dan kepolisian di pasar tradisional untuk memberantas produk pangan mengandung bahan berbahaya. Karena bahan kimia ini sangat berbahaya bagi kesehatan masyarakat. 

"Para pedagang harus lebih selektif dalam memilih bahan yang akan dijual. Warga masyarakat juga harus lebih teliti dan memeriksa pangan yang akan dibeli pada pojok BPOM yang disediakan di pasar," katanya. 

Editor : Berli Zulkanedi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

49 Calon Jemaah Haji di Palembang Kehilangan Nomor Antrean karena Tarik Uang Setoran

57 tahun lalu

1.400 Pemandu Wisata hingga Pedagang Pempek Palembang Disuntik Vaksin

57 tahun lalu

Saat Covid-19 Melonjak, Perawat di Palembang Bisnis Narkoba Beromzet Ratusan Juta per Bulan

57 tahun lalu

Kasus Covid-19 di Sumsel Mendekati 30.000, Tertinggi Kota Palembang

57 tahun lalu

Kasus-Kasus COD Viral, dari Samurai hingga Disiram Air di Palembang

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal