Berdasarkan data BPBD OKU, banjir bandang pernah datang secara tiba-tiba menerjang puluhan rumah penduduk di Kecamatan Ulu Ogan yang terjadi pada 2019 silam.
Meskipun tidak ada korban jiwa, namun banjir bandang akibat luapan Sungai Kepayang tersebut merusak beberapa infrastruktur seperti sarana air bersih, tempat ibadah dan barang elektronik milik penduduk di wilayah itu hanyut terbawa arus banjir.
Oleh karena itu untuk mengantisipasi bencana serupa, Gunalfi mengimbau masyarakat khususnya yang bermukim di sekitar DAS agar meningkatkan kewaspadaan menghadapi banjir bandang yang dapat terjadi kapan saja supaya tidak menimbulkan korban jiwa.
Pihaknya juga sudah mengeluarkan surat peringatan dini dan melakukan kordinasi dengan pihak terkait sebagai upaya penanggulangan bencana alam.
"BPBD OKU juga terus memantau perkembangan satelit BMKG dan membentuk posko darurat bencana termasuk personel serta peralatan juga sudah," katanya.