Aset Desa Hilang dan Rusak, Warga Datangi Kantor Kades di OKI

Dede Febriansyah
Warga Desa Simpang Tiga, Tulung Selapan OKI mendatangi kantor desa. (Foto: Dede)

"Itu terjadi sekitar tahun 2010 lalu, sebelum saya menjabat sebagai kades. Dan sejak saya menjabat, belum ada laporan tentang sejumlah aset desa yang dipertanyakan warga tersebut," ucapnya.

Untuk aset desa seperti puskesdes, kata Syamsul, diketahui dibangun pada tahun 2011 oleh dinas kesehatan, namun pada tahun 2019 lalu dibongkar oleh beberapa oknum.

"Untuk puskesdes itu dibangun di samping Balai Desa. Kemudian ada pembongkaran tanpa sepengetahuan saya, tanpa ada pemberitahuan ataupun musyawarah terlebih dahulu," katanya.

Dengan adanya aksi dari masyarakat tersebut, Syamsul menegaskan akan mengusut tuntas terhadap dugaan penggelapan sejumlah aset desa, termasuk pengrusakan puskesdes. "Akan kita akomodir dan usut tuntas semuanya, sesuai dengan keinginan masyarakat. Selain itu, kita juga akan memangil seluruh perangkat pemerintahan sebelumnya," tandasnya.

Editor : Berli Zulkanedi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Sumsel Segera Miliki PLTU Mulut Tambang, Target Beroperasi Maret 2020

57 tahun lalu

Komentari Dana Bangub Sumsel, Ini Kata Djazuli Kuris

57 tahun lalu

Perbaiki Jalan Rusak, Pemkab OKI Gelontorkan Rp13 Miliar

57 tahun lalu

Gubernur Sumsel Ingatkan Ancaman Covid-19 Makin Meningkat

57 tahun lalu

Pemkab OKI Segera Perbaiki Jalan Rusak

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal