Amerika Tarik Pasukan, Afghanistan Minta Bantuan Rusia dan China

Muhaimin
Tentara Nasional Afghanistan memeriksa lokasi serangan bom mobil di sebuah pangkalan militer di distrik Shirzad, Nangarhar, Afghanistan, 30 Januari 2021. (Foto: reuters)

Taliban telah merayakan kemenangannya dengan mengeklaim telah menguasai 85 persen wilayah di Afghanistan. Berbicara dalam konferensi pers hari Jumat di Moskow, Rusia, pejabat Taliban Shahabuddin Delawar mengatakan; "Anda dan seluruh komunitas dunia mungkin baru-baru ini mengetahui bahwa 85 persen wilayah Afghanistan telah dikuasai."

Pada hari Jumat kemarin, kelompok Taliban mengambil alih kota perbatasan Islam Qala, dan pos pemeriksaan Abu Nasa Farahi—keduanya wilayah kunci di sepanjang perbatasan Afghanistan-Iran.

Delawar juga berjanji untuk mengambil langkah-langkah operasional untuk memastikan ISIS tidak muncul kembali di Afghanistan.

Sejumlah pakar militer berpendapat bahwa penarikan pasukan yang tidak terburu-buru oleh Presiden AS Joe Biden dan pemerintahannya dapat mengekang pengaruh Taliban yang sekarang aktif tumbuh di wilayah tersebut.

Letnan Kolonel Angkatan Udara AS Karen Kwiatkowski, mantan analis Departemen Pertahanan AS, mengatakan kepada Sputniknews bahwa tidak mungkin pemerintah Afghanistan yang ada akan bertahan dalam beberapa bulan ke depan.

"Meskipun harus ada dorongan oleh kelompok politik dan individu tertentu untuk bergabung atau membeli secara politik dengan Taliban yang mengendalikan, dan beberapa mantan sekutu AS [di] Kabul dapat tetap dan berguna bagi Taliban, karena berusaha untuk mengakhiri perang saudara dan melanjutkan dengan pemulihan ekonomi dan perdamaian," kata Kwiatkowski.

Editor : Berli Zulkanedi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Sehari Covid-19 di Sumsel Bertambah 341 Kasus

57 tahun lalu

Amerika Tarik Pasukan, Gadis-Gadis Afghanistan Angkat Senjata

57 tahun lalu

Cegah Kerumunan, Polda Sumsel Ingatkan Warga Batasi Mobilitas saat Idul Adha

57 tahun lalu

Positif Covid-19 Bertambah 38.391 Sehari, Sumsel Sumbang 296 Kasus 

57 tahun lalu

Bidik Tersangka Baru Korupsi Masjid Sriwijaya, Kejati Sumsel Intensif Periksa Saksi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal