"Informasi penting tentang asal usul pandemi ini ada di Republik Rakyat China, namun sejak awal pejabat pemerintah China berupaya mencegah penyelidik internasional dan anggota komunitas kesehatan masyarakat global untuk mengaksesnya," kata Biden, dalam sebuah pernyataan setelah menerima resume.
Disebutkan dalam resume, beberapa organisasi dalam komunitas intelijen AS memiliki tingkat "kepercayaan rendah" bahwa virus corona baru berasal dari hewan yang lompat ke manusia secara alami. Beberapa kelompok intelijen lainnya sama sekali tidak bisa memberikan pendapat yang jelas mengenai asal usulnya.
Namun satu segmen intelijen memiliki "kepercayaan sedang" bahwa virus corona kemungkinan menginfeksi manusia disebabkan oleh insiden laboratorium saat eksperimen, saat penanganan hewan, atau saat pengambilan sampel oleh ilmuwan Institut Virologi Wuhan.
Mark Warner, senator dari Partai Demokrat yang mengetuai komite intelijen, mengatakan laporan tersebut menggarisbawahi bahwa China harus menghentikan upaya untuk menghalangi penyelidikan internasional soal pandemi Covid-19 global.
Di sisi lain, dia meminta agar pengungkapan ini tak mendorong kekerasan terhadap warga AS keturunan Asia. Warga AS, seru Werner, diminta tak melakukan retorika kebencian dan diskriminasi terhadap warga keturunan Asia. Para aktivis khawatir penyelidikan memicu kekerasan terhadap warga keturunan China.
China mengecam teori asal usul Covid-19 lolos merupakan hasil kebocoran laboratorium virologi milik pemerintah di Wuhan serta mendorong penyelidikan bahwa virus corona mungkin dihasilkan dari laboratorium di Fort Detrick, Maryland, sejak 2019.