Ia menyebutkan banyak peluang dan beragam obyek wisata yang bisa dikembangkan di sekitar Agrowisata Tanjung Sakti.
"Kalau di sini idenya banyak sekali kalau saya lihat berbasis sungai ini rafting sudah arung jeram, yang belum mungkin yang berkaitan dengan outbound ini ada camping ground, nanti bisa dilengkapi dengan flying fox, bisa juga dilengkapi dengan hiking maupun thrill running, dan teman-teman masata di sini bisa melihat beberapa agrowisata di Malang, pengalaman seperti memetik buah," tuturnya.
Selain itu, berbagai alternatif wisata petik buah dan pengembangan infrastruktur akses jalan akan diupayakan pihak Kemenparekraf berkoordinasi dengan stakeholder terkait agar dapat semakin menciptakan lapangan kerja dan mendorong kebangkitan ekonomi.
"Tadi Pak Wali cerita di sini selain kopi ada juga buah durian, jeruk, apel juga ada. Ini menjadi daya tarik sendiri. Ini menjadi daya tarik tersendiri dan ini wisata yang sangat cocok untuk keluarga di akhir pekan. Tadi permintaan untuk dibangunkan infrastruktur jalan yang bisa dijangkau dari Palembang atau Bengkulu yang tidak terlalu lama," pungkasnya.