Abu Dhabi Diserang Drone Ranjau, Koalisi Arab Saudi Gempur Yaman

Syarifudin
Koalisi Arab pimpinan Arab Saudi menyerang Yaman besar-besaran sebagai respon serangkaian ledakan di Abu Dhabi. (Foto: Reuters)

Serangan pesawat F-15 dikatakan telah menghancurkan dua peluncur rudal balistik yang digunakan pada Senin (17/1/2022) untuk menyerang wilayah UEA." Al-Masirah, saluran TV Yaman yang dimiliki pemberontak Houthi, melaporkan empat orang tewas dan lima terluka akibat serangan koalisi Arab.

Gerakan Houthi mengkonfirmasi telah melakukan serangan dengan drone ranjau di bandara di Abu Dhabi dan Dubai. Tak hanya itu, Houthi mengancam serangan baru terhadap objek strategis penting di UEA. Menurut juru bicara Angkatan Bersenjata Yaman Yahya Sare'e, lima rudal balistik dan sejumlah besar drone digunakan untuk melakukan serangan itu.

Menurut polisi, tiga tangki bahan bakar yang terkena drone meledak di dekat depot bahan bakar Perusahaan Minyak Nasional Abu Dhabi (ADNOC). Ledakan lain membakar area bandara Abu Dhabi. Tiga orang tewas akibat serangan itu, termasuk satu warga negara Pakistan dan dua warga negara India, serta enam orang terluka. 

Tak lama setelah serangan itu, Menteri Luar Negeri (Menlu) UEA Abdullah Bin Zayed meminta Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken mengembalikan status Houthi sebagai organisasi teroris, Axios melaporkan. 

Presiden AS Joe Biden yang menghapus gerakan itu dari daftar Organisasi Teroris Asing (FTO) AS tahun lalu, berpendapat penunjukan itu menghambat pengiriman bantuan kemanusiaan untuk Yaman karena negara itu dilanda krisis kemanusiaan terburuk di dunia. 

Yaman telah dilanda konflik bersenjata antara pasukan pemerintah yang dipimpin Presiden Abdrabbuh Mansour Hadi, dan pemberontak Houthi selama lebih dari enam tahun. 

Situasi semakin diperparah setelah koalisi pimpinan Saudi, bekerja sama dengan pasukan Hadi, bergabung dalam konflik pada 2015 dan mulai melakukan operasi udara, darat dan laut sesekali melawan Houthi.

Editor : Berli Zulkanedi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

4 Kasus Narkoba Menonjol Sepekan Terakhir di Sumsel, 1 di Antaranya di Muba

57 tahun lalu

Soal PTM Sekolah Dasar di Sumsel, Epidemiolog Unsri: Semua Anak Harus Sudah Vaksin

57 tahun lalu

Waspada, Cuaca Ekstrem Mengintai Sumsel Sepekan ke Depan

57 tahun lalu

Prakiraan Cuaca Sumsel, 9 Daerah Berpotensi Hujan

57 tahun lalu

Omicron Belum Ditemukan di Sumsel, Dinkes Minta Jangan Kendor

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal