Karena itu, berbagai etnis hidup berdampingan dengan pribumi di Palembang. Mulai dari China, Arab dan negara timur tengah lainnya hingga India.
Semua sudah tahu pempek adalah makanan Palembang yang menjadi oleh-oleh bagi pendatang. Namun bagi warga Palembang pempek bukan sekedar makanan khas, namun sudah menjadi teman. Acara apa pun, musim apa pun, waktu kapan pun, pempek pasti tersedia.
Bagi pemerhati kesehatan, mungkin sarapan atau berbuka puasa dengan pempek lengkap cuka yang pedas tidak disarankan. Tapi bagi warga Palembang, sudah biasa ngirup (minum) cuka dan makan pempek di pagi hari saat perut masih kosong.
Begitu pun saat lebaran atau hari besar lainnya, walaupun di atas meja sudah tersedia berbagai kue mewah, pempek tetap tersedia dengan berbagai variannya.
Pempek adalah makanan khas Palembang yang terbuat dari adonan daging ikan giling dicampur tepung tapioka. Sementara cuka terbuat dari gula merah yang dicairkan dicampur bumbu berupa bawang putih, asam dan cabai rawit tentunya.