Weekend Story: Mengungkap Fakta Penembakan AKP Ryanto Ulil Anshar

Kurnia Illahi
Weekend Story: Mengungkap Fakta Penembakan AKP Ryanto Ulil Anshar. (Foto: iNews.id).

Penegakan hukum terhadap tambang ilegal dan keterlibatan aparat sering kali terhambat oleh korupsi dan kurangnya koordinasi antarlembaga. Aparat yang seharusnya menindak pelaku tambang ilegal mungkin justru melindungi mereka. 

Negara seakan tidak berdaya mengatasinya. Nyali para pejabat terkait jadi taruhan dalam mengungkap bisnis ilegal penguasa, pengusaha serta penegak hukum pelaku kejahatan lingkungan ini.

Kasus Solok Selatan Bukan Sekadar Polisi Tembak Polisi

Eksekutif Daerah Walhi Sumbar, Abdul Aziz menilai kasus di Solok Selatan bukan hanya sekadar polisi tembak polisi tapi juga soal kejahatan lingkungan karena diduga dilatarbelakangi terkait tambang galian C.

Menurutnya, pelaku kejahatan lingkungan lebih kuat dibanding negara. Bahkan, kata dia di lingkungan kantor penegak hukum, aparat bisa dihabisi sesama aparat yang diduga bagian atau beking kejahatan tambang.

"Kasus ini seakan mengonfirmasi kejahatan lingkungan tambang ilegal dibekingi oknum-oknum pejabat polisi di lapangan," ucapnya.

Editor : Kurnia Illahi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Polisi Gagalkan Pengiriman Emas 2,3 Kg Diduga Hasil Tambang Ilegal, 3 Orang Ditangkap

57 tahun lalu

Tambang Ilegal di Sijunjung Sumbar Ditertibkan, 2 Kapal Penambang Dibakar Polisi

57 tahun lalu

Polisi Bongkar Gudang Solar Subsidi di Solok, Diduga untuk Tambang Ilegal

57 tahun lalu

Takut Diburu Polisi, Pelaku Penembakan ASN di Metro Lampung Serahkan Diri ke Polisi

57 tahun lalu

Kronologi Prajurit TNI Tewas Ditembak Sesama Prajurit di Palembang, Berawal dari Cekcok

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal