Dia memohon kepada seluruh warga Kota Padang untuk bersama-sama mendukung pemerintah dan unsur forkopimda. Serta pihak terkait lainnya, untuk menjalankan tatanan kehidupan baru nanti dengan sebaik-baiknya.
"Karena bagaimanapun juga kita harus bangkit dan kembali beraktivitas seperti sedia kala, tapi dengan selalu memperhatikan prosedur tetap (protap) pencegahan dari penyebaran Covid-19," katanya.
Sementara itu, Kapolresta Padang Kombes Pol Yulmar Try Himawan mengatakan, sesuai kesepakatan untuk penanganan Covid-19 di Pasar Raya Padang, untuk pintu masuk dibuat hanya dua yakni di Simpang Kandang dan Simpang Air Mancur.
"Tujuannya adalah untuk memudahkan pengawasan orang yang masuk dan keluar dari Pasar Raya. Sehingga bisa dikontrol berapa jumlahnya dan semuanya harus memenuhi aturan protokol kesehatan Covid-19," katanya.
Yulmar menuturkan, untuk kawasan Pasar Raya sejumlah petugas gabungan disiagakan. Hal itu mengingat, Pasar Raya saat ini masih menjadi klaster penyebaran Covid-19 yang tengah diusahakan pemutusannya.
"Jadi di Pasar Raya personel yang disiagakan adalah sebanyak 157 orang. Terdiri dari Polresta Padang, Polda Sumbar, Satbrimobda, Kodim 0312/Padang, Satpol PP Kota Padang, Dinas Kesehatan Kota Padang dan Dinas Perhubungan Kota Padang," katanya.
Dalam peninjauan itu juga diikuti Kepala Dinas Perdagangan Kota Padang Andree Algamar beserta jajaran, Kepala Dinas Perhubungan Dian Fakri, Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan Amrizal Rengganis.