“Kami sudah klarifikasi ke pihak sekolah. Ini bukan pelecehan, tetapi kekeliruan prosedur yang harus menjadi pelajaran bersama,” katanya.
Kemenag menyayangkan penyebaran video insiden siswa robek bendera Merah Putih tanpa penjelasan konteks yang menimbulkan kesalahpahaman di masyarakat. Ke depan, pihaknya akan memperkuat edukasi soal nasionalisme di madrasah dan pesantren.
“Kami terus tekankan pentingnya menghormati simbol negara dan cinta tanah air,” ucapnya.