Sementara Ismael Koto tampak memberikan klarifikasi terkait video viral tersebut.
"Terkait video yang booming, perlu saya sampaikan kronologi. Saya meminjamkan modal kerja kepada bapak penyadap getah karet. Saya bilang, saya sebagai pembina UMKM tentu bangga dengan semangat yang ada dalam dirinya untuk berbisnis," ujar Ismael Koto.
"Saya tanya butuh dana berapa. Dia bilang Rp5 juta. lalu saya edukasi, sebenarnya sebagai UMKM tidak perlu ada modal besar, bahkan bisa tanpa modal asal jujur dan komitmen," ucapnya lagi.
"Dia bilang buat hitam di atas putih tidak apa-apa, kalau perlu dia beri BPKB motor dan surat tanah. Lalu saya tranfer uang itu. Katanya pinjam Senin janji dikembalikan Jumat," ujarnya.
Sementara Kapolsek Solok Kota AKBP Ahmad Fadilan mengatakan, yang bersangkutan sebagai korban sudah melapor ke polisi.
"Kami sudah terima laporan dan tindak lanjuti dengan datang ke lokasi dan meminta keterangan tiga saksi yang mengetahui kejadian penganiayaan. Kami juga sudah mengirim undangan klarifikasi kepada terlapor sebagai saksi. Kami lakukan sesuai prosedur mengungat terlapor seorang calon legislatif," katanya.