"Saat ini belum dibenarkan untuk mengumpulkan mahasiswa dalam jumlah besar," kata Yuli.
Yuliandri berharap, prosesi wisuda daring kali ini tidak mengurangi makna atas perayaan kelulusan pada mahasiswa.
Setelah mahasiswa mengikuti wisuda, kata Yuliandri, mereka mengambil ijazah di fakultas masing-masing sesuai dengan jadwal yang ditetapkan dan menerapkan pembatasan sosial.
Sementara itu, salah seorang wisudawati, Rani mengatakan, pelaksanaan wisuda secara daring tidak semeriah ketika dilaksanakan secara langsung di kampus sebagaimana sebelum terjadi pandemi virus.
"Kalau di kampus kan ramai, suasana perayaan lebih terasa semarak, namun karena masih COVID-19 jadi pilihan yang harus dilaksanakan secara daring," katanya.