Ulama di Pasaman Barat Minta Masyarakat Tak Ikut-ikutan People Power

Antara
Ilustrasi gerakan people power di Jakarta. (Foto: Dok iNews).

PASAMAN BARAT, iNews.id - Ulama di Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat (Sumbar), mengajak seluruh masyarakat untuk menjaga situasi setelah Pilpres 2019 kondusif. Publik diminta tidak terbawa isu-isu dan dinamika politik yang berpotensi memecah belah bangsa.

"Seperti isu people power dan sebagainya. Mari jaga negeri kita ini supaya aman, tentram dan damai," kata ulama Pasaman Barat, Syawal Syuro, di Simpang Empat, Jumat (17/5/2019).

Menurut dia, dalam pemilu tentu ada yang menang dan ada yang kalah. Meskipun nanti ada ditemukan kejanggalan atau kecurangan, tempuhlah jalur yang sudah ditentukan.

Dalam berdemokrasi, kata dia, ada mekanismenya. Bila tidak puas dengan hasil pemilu, gugatan bisa diajukan lewat Mahkamah Konstitusi (MK).

"Ikuti saja mekanisme yang ada," ujar dia.

Syawal juga mengajak semua pihak untuk menghormati proses yang ada saat ini. Jangan memunculkan isu yang nantinya dapat memecah belah persatuan dan kesatuan bangsa.

Editor : Andi Mohammad Ikhbal
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Gugatan Bonatua Silalahi Dikabulkan KIP, Kuasa Hukum Desak KPU Tunjukkan Ijazah Jokowi

57 tahun lalu

Mantan Sekretaris KPU Konawe Utara Ditahan, Diduga Korupsi Dana Hibah Pilkada Rp1,6 Miliar

57 tahun lalu

Perindo Mantapkan Langkah di Jabar, Rifqi Ali Mubarok Eks KPU Jabar Resmi Pimpin DPW

57 tahun lalu

Usai Reses, DPR Akan Minta Klarifikasi Komisioner KPU Alasan Sewa Private Jet

57 tahun lalu

Sempat Bikin Heboh, KPU Akhirnya Batalkan Aturan Baru terkait Ijazah Capres-Cawapres

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal