Tradisi Gigi Runcing Suku Mentawai agar Terlihat Cantik, Ekstrem Dikerik dengan Besi

Faqihah Husnul Khatimah
Tradisi gigi runcing Suku Mentawai, Sumatera Barat cukup unik dan menarik. (Foto: sumbarprov.go.id).

Selain itu, gigi runcing juga mendatangkan keseimbangan antara tubuh dan jiwa bagi perempuan. Berdasarkan namanya, tradisi ini hampir sama dengan tradisi potong gigi di Bali. 

Berbeda dari segi makna dan prosesi. Tradisi potong gigi di Bali bermakna untuk mengendalikan Sad Ripu atau enam sifat buruk dalam diri manusia, yaitu Kama, Lobha, Krodha, Mada, Matsarya, dan Moha. 

Sementara itu, tradisi gigi runcing Suku Mentawai hanya untuk memperindah penampilan dan memberikan kebahagiaan. Tradisi ini sudah ada sejak zaman nenek moyang mereka dan dilaksanakan secara turun temurun. 

Rata-rata perempuan Suku Mentawai tidak merasa terbebani melakukan tradisi ini. Mereka tetap senang menjalani prosesi ini demi memperoleh kebahagiaan atas kecantikan mereka.

2. Proses Meruncingkan Gigi

Disebut juga kerik gigi yang dilakukan oleh ketua adat dinilai sangat menyakitkan. Tidak ada pembiusan sebelum prosesi. Alat yang digunakan berupa kayu atau besi yang sudah diasah hingga tajam. 

Editor : Kurnia Illahi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Momen Tradisi Riyayan di Grahadi, Warga Jatim Antre Salaman dengan Khofifah

57 tahun lalu

Unik! Tradisi Tumpengan Warnai Lebaran di Blora, Warga Makan Bersama di Masjid

57 tahun lalu

Tradisi Ngatir di Cipanas Lebak, Silaturahmi Antarkampung Lewat Tukar Bakul Nasi

57 tahun lalu

Seru! Tradisi Sambut Maulid Nabi Muhammad SAW di Bangkalan, Warga Berebut Uang hingga Bebek

57 tahun lalu

Kampung Pasir Sumenep dengan Keunikannya, Bikin Penasaran Banyak Orang

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal