"Jarak penampakan harimau ini dengan permukiman warga sekitar dua kilometer," ujar dia.
Namun masyarakat sekitar sempat mengecek keberadaan harimau tersebut, beberapa hari kemudian. Hanya saja ketiga ekor hewan buas ini diduga sudah menjauh dari areal perkebunan warga.
"Terakhir kami cek memang sudah mulai menjauh. Tapi bekas tapak kaki dan cakarnya memang masih terlihat di perkebunan warga," katanya.
Dia meminta pihak BKSDA segera mengambil tindakan mengusir tiga hewan buas ini. Sebab adanya harimau tersebut, apalagi jumlahnya sampai tiga ekor, membuat warga sekitar takut.
"Kami juga mengimbau warga sementara ini jangan dulu ke ladang demi keamanan dan keselamatan mereka," ujarnya.