"Ada dua orang yang kakinya kram mungkin karena tidak biasa berjalan jauh, seluruh korban sudah sampai dengan lengkap dan disambut keluarga dan warga," katanya.
Rahmadinol melanjutkan, kondisi terakhir semua korban sudah berada di perkampungan dan sudah pulang ke rumah masing-masing.
"Kondisi kesehatan cukup baik hanya kelelahan," katanya.
Sebelumnya, 84 orang hilang saat melakukan perjalanan napak tilas untuk memperingati Hari Pahlawan di kawasan Hutan Kamang, Kabupaten Agam, Minggu (4/10/2020).
Namun dalam proses napak tilas, rombongan hilang kontak pada malamnya, diduga karena kehabisan baterai ponsel dan tidak ada sinyal telepon genggam.
Dalam kontak terakhir, korban hilang mengatakan kepada keluarga jika mereka tersesat dan tidak tahu jalan keluar, sehingga sempat terjebak di lembah di dalam perbukitan.