Takut Gempa Susulan, Warga Mentawai Masih Bertahan di Pengungsian

Rus Akbar
Warga Desa Simalegi mengungsi akibat gempa bumi Magnitudo 6,4 di Mentawai, Sumbar (Istimewa)

Kondisi pengungsian juga sebenarnya ada dapur umum yang sudah dibuat oleh lembaga ABS, namun sebagian dusun barang-barang peralatan alat dapur ada yang sudah dicuri.

"Padahal itu disiagakan kalau ada gempa jadi masyarakat tidak lagi mencari-cari alat memasak, kita sangat menyayangkan perbuatan oknum, tapi tidak semua dusun seperti itu," kata dia.

Saat ini jumlah masyarakat yang sedang mengungsi yang baru terdata oleh pemerintah desa ada sebanyak 494 kepala keluarga atau 2.326 yang dihuni di tujuh Dusun yakni Dusun Saboilogkat, Sute'uleu, Muara Selatan, Muara Utara, Betaet Utara, Betaet Selatan dan Sakaldhat.

"Rata-rata mereka yang mengungsi lantaran khawatir akan adanya potensi gempa susulan," katanya.

Sementara Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kepulauan Mentawai, Sumatra Barat, Novriadi menyebut jika bantuan untuk ribuan warga yang mengungsi sudah didistribusikan. Bantuan itu berupa logistik, tenda dan perlengkapan tidur.

"Sudah. Bantuan sudah kita distribusikan. Bantuan Lumbung Sosial dari Kementerian Sosial," kata Novriadi.

Selain bantuan Lumbung Sosial, pihaknya akan mendistribusikan bantuan dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Tim dari BNPB, dijadwalkan akan tiba di Mentawai pada Rabu esok.

"Besok kita juga salurkan bantuan dari BNPB. Tim BNPB dijadwalkan tiba rabu besok," kata Novriadi.

Editor : Nur Ichsan Yuniarto
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Gempa Magnitudo 5,1 Guncang NTT Pagi Ini, BMKG Pastikan Tak Berpotensi Tsunami

57 tahun lalu

BMKG Ungkap Penyebab Gempa M 5,2 Guncang Jember hingga Dirasakan di Denpasar

57 tahun lalu

Update Gempa Terkini M 5,1 di Jember, Getaran Dirasakan hingga Kuta Bali

57 tahun lalu

Gempa M5,1 Guncang Jember, Getaran Terasa di Malang hingga Denpasar

57 tahun lalu

Gempa Hari Ini M 5,1 Guncang Jember, Pegawai RRI Panik Berhamburan Keluar Ruangan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal