Tak Terdampak Pandemi, Penjualan Batu Bata di Agam Tetap Laris Manis

Antara
Pengrajin batu bata di Agam, Sumbar (Antara)

Senada dengan Arman, perajin batu bata lainnya, Pendi mengatakan, batu bata yang dia produksi dipasarkan di Kecamatan Lubukbasung, Ampeknagari, Tanjungraya dan lainnya.

"Biasanya batu bata ini langsung dibeli ke lokasi pembuatan batu bata oleh pembeli," katanya.

Pendi setiap bulan mampu membuat 15.000 buah batu bata. Proses pembuatan batu bata itu mulai dari pengolahan tanah, mencetak dan menjemur.

Setelah itu dilakukan proses pembakaran selama empat hari empat malam.

"Proses pembakaran batu bata menggunakan api yang besar, agar batu bata matang dengan baik," katanya.

Untuk biaya produksi, kata Pendi, menelan biaya sekitar Rp6 juta sampai Rp7 juta. Dana itu digunakan untuk membeli tanah, upah mengolah tanah, upah mencetak, beli kayu bakar dan lainnya.

"Penjualan batu bata Rp600 per buah atau Rp9 juta setiap bulannya," kata Pendi.

Editor : Nur Ichsan Yuniarto
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Gunung Marapi Meletus Siang Ini, Kolom Abu Tertutup Kabut Kebal

57 tahun lalu

Gempa Hari Ini Magnitudo 4,5 Guncang Dharmasraya Sumbar

57 tahun lalu

Tragis! Lansia Hilang Sepekan di Agam Ditemukan di Dasar Ngarai Sedalam 60 Meter

57 tahun lalu

Gunung Marapi Erupsi Hari Ini, Kolom Abu Membubung Setinggi 1,6 Kilometer

57 tahun lalu

Jadwal Buka Puasa Padang dan Sekitarnya Kamis 26 Februari 2026 Beserta Doanya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal