PADANG, iNews.id - Pendaftaran Peserta Didik Baru (PPDB)secara online masih menyisakan masalah untuk para siswa. Salah satunya yakni banyak calon siswa SMA/SMK di Sumbar disinyalir salah menginput data.
"Banyak yang salah input data, terutama jarak domisili dan sekolah. Merujuk sistem zonasi, bisa tidak masuk ke sekolah yang dekat rumah. Segera perbaiki," kata Ketua Panitia PPDB SMA, SMK, dan SLB Sumbar Suryanto, Selasa (7/7/2020).
Suryanto menambahkan, beberapa kasus yang ditemukan, calon peserta saat mendaftar tidak memperhatikan tanda koma dan tanda titik di belakang angka yang menunjukkan jarak domisili. Selain itu, tidak memperhatikan satuan jaraknya, meter atau kilometer.
"Akibatnya, banyak ditemukan jarak yang tidak logis, misalnya 360 kilometer dari sekolah atau 0,5 meter dari sekolah," kata dia.
Lebih lanjut Suryanto mengatakan, untuk kesalahan input data seperti itu masih diberikan kesempatan bagi calon peserta didik untuk memperbaikinya.