Simak Niat dan Tata Cara Sholat Gerhana Bulan

Kastolani Marzuki
Ilustrasi Sholat Gerhana Bulan (Istimewa)

Sholat gerhana bulan dan matahari  dikerjakan dengan cara berjemaah, sebab dahulu Rasulullah SAW mengerjakannya dengan berjamaah di masjid. Sholat gerhana secara berjamaah dilandasi oleh hadits Aisyah radhiyallahu 'anha.

Sholat gerhana dilakukan tanpa didahului dengan azan atau iqamat. Yang disunnahkan hanyalah panggilan shalat dengan lafaz "As-Shalatu Jamiah". Dalilnya adalah hadits berikut :

لَمَّا كَسَفَتِ الشَّمْسُ عَلَى عَهْدِ رَسُول اللَّهِ  نُودِيَ : إِنَّ الصَّلاَةَ جَامِعَةٌ

Ketika matahari mengalami gerhana di zaman Rasulullah SAW, orang-orang dipanggil shalat dengan lafaz : As-shalatu jamiah". (HR. Bukhari).

Juga disunnahkan untuk mandi sunnah sebelum melakukan shalat gerhana, sebab shalat ini disunnahkan untuk dikerjakan dengan berjamaah.

Menurut pendapat As-Syafi'iyah, dalam shalat gerhana disyariatkan untuk disampaikan khutbah di dalamnya. Khutbahnya seperti layaknya khutbah Idul Fithri dan Idul Adha dan juga khutbah Jumat.

Editor : Nur Ichsan Yuniarto
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Pusat Astronomi Assalaam Sukoharjo Gelar Pengamatan Gerhana Bulan Total 7–8 September 2025

57 tahun lalu

Sholat Gerhana di Gunungkidul Dilaksanakan hingga ke Pelosok

57 tahun lalu

Gerhana Bulan Total Sore Ini, BMKG: Dapat Diamati dari Palembang 

57 tahun lalu

Manfaat Shalat Gerhana Bulan, Menghadirkan Rasa Takut akan Azab hingga Mempertebal Iman

57 tahun lalu

Gerhana Bulan Sore Ini, Waspada Air Laut Pantai Utara Jabar Pasang

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal