Sepi Pembeli karena Corona, Nelayan di Padang Kurangi Intensitas Melaut

Antara
Ilustrasi Nelayan di pantai. (Foto: iNews.id/Kuntadi)

PADANG, iNews.id - Ribuan nelayan di Padang, Sumatera Barat (Sumbar) terpaksa mengurangi frekuensi melaut. Hal ini disebabkan turunnya permintaan ikan sejak merebaknya virus corona atau Covid-19.

"Ada 7.076 nelayan di Padang yang mengurangi frekuensi melaut karena minimnya pembeli dan harga ikan mengalami penurunan sampai 25 persen," kata Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kota Padang Guswardi di Padang, Selasa (28/4/2020).

Guswardi menambahkan, awalnya para nelayan melaut lima kali dalam sepekan. Namun sejak virus corona yang berefek pada berkurangnya permintaan ikan, maka mereka hanya melaut tiga kali dalam sepekan.

Lebih lanjut Guswardi mengatakan, untuk pasokan ikan selama ini tidak ada kendala dan yang menjadi persoalan nelayan adalah berkurangnya daya beli masyarakat sehingga nelayan terpaksa mengurangi intensitas melaut.

"Hal ini tentu berdampak terhadap pendapatan nelayan, terutama nelayan yang menerima upah dari pemilik kapal. "Harga ikan yang biasanya Rp40.000 per kilogram ada yang turun jadi Rp25.000 per kilogram," kata dia.

Editor : Nur Ichsan Yuniarto
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Gunung Marapi Meletus Siang Ini, Kolom Abu Tertutup Kabut Kebal

57 tahun lalu

Gempa Hari Ini Magnitudo 4,5 Guncang Dharmasraya Sumbar

57 tahun lalu

Tragis! Lansia Hilang Sepekan di Agam Ditemukan di Dasar Ngarai Sedalam 60 Meter

57 tahun lalu

Gunung Marapi Erupsi Hari Ini, Kolom Abu Membubung Setinggi 1,6 Kilometer

57 tahun lalu

Jadwal Buka Puasa Padang dan Sekitarnya Kamis 26 Februari 2026 Beserta Doanya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal