Sejarah Kota Bukittinggi, Tempat Jam Gadang yang Pernah Jadi Ibu Kota Indonesia

Reza Yunanto
Bukittinggi dengan jam gadang yang menjadi ikon kota, pernah menjadi ibu kota Republik Indonesia pada masa kemerdekaan. (Foto: Instagram @ridhoharizanandaa)

Ibu Kota Negara

Pada masa perang kemerdekaan Indonesia, Bukittinggi pun sempat menjadi ibu kota negara. Hal itu terjadi pada periode Desember 1948 hingga Juni 1949.

Bukittinggi ditetapkan sebagai ibu kota Pemerintahan Darurat Republik Indonesia (PDRI) setelah Yogyakarta yang kala itu menjadi ibu kota negara Republik Indonesia jatuh ke tangan Belanda.

Sjafruddin Prawiranegara ditunjuk sebagai kepala pemerintahan PDRI, karena Soekarno-Hatta saat itu telah ditawan Belanda.

Pada 1950, pemerintahan Indonesia kembali diserahkan ke Soekarno-Hatta yang telah dibebaskan oleh Belanda. Ibu kota negara Indonesia akhirnya kembali ke Jakarta.

Pada masa setelah kemerdekaan, Bukittinggi dipimpin oleh wali kota pertama yakni Sutan Rajo Ameh. Berdasarkan Ketetapan Gubernur Provinsi Sumatera Nomor 391 Tahun 1947, Bukittinggi menjadi kota yang berhak mengatur dirinya sendiri.

Editor : Reza Yunanto
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Viral! 2 Wisatawan Terkunci di Area Akuarium Kebun Binatang Bukittinggi, Simak Kronologinya

57 tahun lalu

Kecelakaan Maut Truk Trailer Rem Blong di Jalur Padang Panjang-Bukittinggi, 5 Orang Tewas

57 tahun lalu

Longsor di Ngarai Sianok, Warga Dievakuasi ke Musala hingga Kantor Lurah

57 tahun lalu

Hujan Deras dan Angin Kencang Terjang Bukittinggi, Atap Sekolah Terbang hingga Kabel Listrik Putus

57 tahun lalu

IKN Jadi Ibu Kota Politik, Targetkan 9.500 ASN Pindah pada 2029

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal