Karena polisi yang melakukan pengamanan kalah jumlah, ribuan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi ini akhirnya berhasil masuk dan menguasai gedung.
Sebelumnya, ribuan mahasiswa juga berdemontrasi di Kantor Gubernur Sumbar, Selasa (24/9/2019). Aksi itu juga berlangsung ricuh, namun mahasiswa tidak sampai melakukan perusakan.
Polisi juga menyemprotkan water canon untuk menghalau massa. Dua mahasiswa juga ditangkap polisi terkait kericuhan yang terjadi.
Dalam aksi demonstrasi ini, mahasiwa menyampaikan 12 tuntutan di antaranya menolak RKUHP. Massa juga menuntut agar Pemerintah Provinsi Sumbar serius menangani kasus kebakaran hutan dan lahan (karhutla).