Lebih lanjut Imran mengatakan, puluhan remaja itu ditemukan oleh petugas dan dipastikan bukan mahasiswa melainkan pelajar dan juga pengangguran.
"Bahkan ada juga yang membawa kelewang dan bertujuan untuk menganiaya masyarakat dan petugas kepolisian yang mengawal aksi," katanya.
Sementara itu 84 remaja yang ditahan dalam aksi unjuk rasa pada Kamis (8/10/2020) saat ini sebagian sudah dipulangkan setelah pihaknya berkomunikasi dengan sekolah dan orang tua para remaja.
"Untuk yang terkait dengan tindak pidana maka kita akan proses sesuai aturan," kata dia.