Profil Mahyeldi, Anak Tukang Becak yang Jadi Gubernur Sumatera Barat

Reza Rizki Saputra
Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah (Antara)

Selama SMA, dia masih bekerja dengan berjualan koran pada pagi hari dan menjual kue pada sore hari. Selain itu, ia juga pernah beternak kerbau. Dari hasil jerih payahnya bekerja, dia dapat menabung untuk biaya kuliah.

Setelah tamat SMA, dia diterima di Program Studi Pembangunan Pedesaan, Fakultas Pertanian Universitas Andalas. Selama kuliah di Universitas Andalas, dia ikut menggerakan kegiatan dakwah. 

Namanya pun populer di kalangan aktivis dakwah kampus era 90-an hingga ia diberi gelar "Umar"nya dakwah kampus Kota Padang saat itu. Aktivitasnya di bidang dakwah mengantarnya bergabung dengan Partai Keadilan Sejahtera (PKS).

Setelah tamat kuliah, Mahyeldi sangat dikenal dengan pendakwah atau ustadz. Ia mendapat sebutan "Buya" atau sebutan untuk ulama di Sumbar meskipun ia bukan lulusan pesantren maupun lulusan perguruan tinggi Islam. 

Mahyeldi Ansharullah menikah dengan Harneli Bahar dan dikaruniai sembilan orang anak. 

Gubernur Sumbar periode 2021-2024, Mahyeldi Ansharullah usai dilantik Presiden Jokowi (YouTube Sekretariat Presiden)

Karir Politik Mahyeldi

Pada pemilihan umum legislatif 2004, Mahyeldi diusung oleh PKS sebagai calon anggota legislatif untuk DPRD Sumatera Barat. Hasil perolehan suara menempatkan PKS sebagai pemenang di Kota Padang.

Dari seluruh anggota DPRD Sumatera Barat yang terpilih, Mahyeldi merupakan peraih suara terbanyak. Kemudian Mahyeldi duduk sebagai Wakil Ketua DPRD Sumatera Barat periode 2004–2009.

Tak lama menjadi Wakil Ketua DPRD Sumatera Barat, dia mengundurkan diri karena dilantik sebagai Wakil Wali Kota Padang mendampingi Fauzi Bahar pada tahun 2009.

Kemudian Mahyeldi mencalonkan diri sebagai Wali Kota Padang dalam pemilihan umum Wali Kota Padang yang digelar pada tanggal 30 Oktober 2013. Pemilu tersebut diikuti oleh 10 pasang calon, Mahyeldi bersama pasangannya Emzalmi menang atas 29,45 persen suara.

Editor : Nur Ichsan Yuniarto
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Akses Jalan di Sumbar Sudah Terbuka, Daerah Terdampak Banjir Kini Bisa Dijangkau

57 tahun lalu

Sumbar Dilanda Bencana, Gubernur Mahyeldi Batalkan Pesta Pernikahan Putrinya

57 tahun lalu

Kasus Perusakan Rumah Doa di Padang, Gubernur Sumbar Minta Semua Pihak Tahan Diri

57 tahun lalu

Pemprov Sumbar Raih Dua Penghargaan Prestisius dari Kemendagri

57 tahun lalu

Mahyeldi-Vasco Menang Telak di Pilgub Sumbar, DPP Partai Perindo: Perlu Gerak Cepat agar Sumbar Semakin Maju!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal