Latar belakang ini membuktikan, Erman bukan orang yang lemah karena di Bukittinggi ingin memiliki pemimpin yang bisa menghadapi kendala Niniak mamak, berupa keluhan kehidupan bermasyarakat orang minang yang sudah jauh dari falsafah orang minang.
- Sekolah Dasar Negeri (SDN) 09 Pakan Kurai (1992-1998).
- Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 1 Bukittinggi (1998-2001).
- SMK 1 Bukittinggi (2001-2002).
- SMAN5 Bukittinggi (2002-2005).
- Fakultas Hukum Universitas Padjadjaran (2008-2012).
- Pascasarjana IPDN (2022-sekarang).
Organisasi
- Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Hukum Universitas Padjadjaran.
- Ketua Komisariat Hukum Universitas Padjadjaran Himpunan Mahasiswa Islam Cabang Bandung.
- Ketua Yayasan Bukittinggi Madani Berbagi dari 2019-sekarang.
- Bendahara Umum FORKI Sumbar.
- REI Jawa Barat
- Dewan Pembina Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Sumbar
- Anggota Koprs Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI).
- Ketua Alumni SMAN 5 Bukittinggi.
- Ketua DPC Partai Gerindra Kota Bukittinggi (2020-sekarang).
Sebelum memulai kariernya dalam bidang politik, Erman menjadi pengusaha yang sukses di Bandung, Jawa Barat. Perjalanannya sebagai pengusaha ditempuh setelah menamatkan pendidikan sarjana hukumnya.
Erman Safar dikenal sebagai bos properti dengan perusahaan Rajasaland Group. Dia menjadi Presiden Direktur sejak 2013. Kemudian, bersama rekan karibnya, Ustadz Abdul Somad dia mendirikan Yayasan Bukittinggi Madani Berbagi pada 2019.