Profil dan Biodata Buya Hamka, Sastrawan dan Pahlawan yang Kecilnya Dikenal Nakal

Kiswondari
Pahlawan Kemerdekaan Buya Hamka. (foto: Muhammadiyah.or.id)

Hamka bebas pada Mei 1966 menjelang berakhirnya kekuasaan Soekarno. Pada masa Orde Baru, Hamka menghabiskan waktunya membangun kegiatan dakwah di Masjid Agung Al-Azhar serta berceramah di RRI dan TVRI. Ketika pemerintah menjajaki pembentukan Majelis Ulama Indonesia (MUI) pada 1975, peserta musyawarah memilih dirinya secara aklamasi sebagai ketua. 

Namun, Hamka memilih meletakkan jabatannya pada 19 Mei 1981, sebagai tanggapan atas tekanan Menteri Agama Alamsjah Ratoe Perwiranegara untuk menarik fatwa haram MUI atas perayaan Natal bersama bagi umat Muslim. 

Kesehatan Hamka menurun setelah mundur dari jabatan ketua MUI. Hamka diopname di Rumah Sakit Pusat Pertamina (RSPP) pada 18 Juli 1981 mengikuti anjuran dokter keluarga. Di hari ke-6, Hamka sempat menunaikan salat Dhuha dengan bantuan putrinya, Azizah untuk bertayamum. Siangnya, Hamka koma dan tim dokter menyatakan beberapa organ vitalnya tidak berfungsi lagi, dan kondisinya hanya bisa dipertahankan dengan alat pacu jantung. 

Pada pukul 10.00 pagi keesokan harinya, anak-anak Buya Hamka sepakat untuk mencabut alat pacu jantung, dan tidak lama setelah itu Hamka menghembuskan napas terakhirnya. Hamka meninggal dunia pada hari Jumat, 24 Juli 1981 pukul 10:37 WIB dalam usia 73 tahun. Jenazahnya disemayamkan di rumahnya di Jalan Raden Fatah III, Presiden Soeharto dan Wakil Presiden Adam Malik turut memberikan penghormatan terakhir lalu dimakamkan di TPU Tanah Kusir.  

Demikian informasi seputar profil dan biodata Buya Hamka, yang dihimpun dari berbagai sumber, semoga perjuangkan Buya Hamka memantik semangat kita untuk terus berjuang dan menimba ilmu.

Editor : Kuntadi Kuntadi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Sosok Pangeran Diponegoro, Pejuang dan Ulama Islam Kuasai Ilmu Fiqh hingga Tasawuf

57 tahun lalu

Peringati HUT ke-73 Polairud, Polres Pemalang Heningkan Cipta dan Tabur Bunga di Perairan

57 tahun lalu

Sosok Kapten Inf Yahudi, Danramil yang Jadi Pahlawan bagi Penderita Tunarungu di Pati

57 tahun lalu

Peringatan Hari Pahlawan, Veteran Jateng: Pengorbanan untuk Kebaikan Itu Tidak Mudah

57 tahun lalu

Biografi R.A Kartini, Sang Penggagas Adanya Emansipasi Wanita Indonesia

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal