Pilu, Pendapatan Sopir Angkot di Padang Anjlok akibat Wabah Corona

Antara
Sopir angkot di Padang, Sumbar keluhkan imbas Corona (Antara)

"Apalagi sekarang aktivitas Pasar Raya berkurang, anak sekolah libur, dampaknya besar ke jumlah penumpang," katanya yang telah membawa angkot sejak 1970.

Dalam kondisi normal, kata dia, dirinya bisa mendapatkan penghasilan sebesar Rp100.000-Rp150.000 dalam sehari, termasuk uang setoran dan bensin.

"Kalau saat ini penghasilan tidak menentu, kadang Rp50 ribu kadang di bawah itu," katanya.

Hal senada diungkapkan Feri (35) sopir angkot dengan trayek Pasar Raya-Siteba, yang juga mengurangi jumlah operasinya. Dia mengaku tak mungkin libur seperti orang kantoran.

"Saya juga tidak mungkin libur, karena kebutuhan istri dan anak juga harus dipenuhi. Maka untuk menyikapi itu saya tidak beroperasi penuh demi mengurangi pengeluaran," kata Feri.

Mereka berharap perhatian dari pemerintah untuk meringankan beban ekonomi dan menutupi kebutuhan keluarga.

Editor : Nur Ichsan Yuniarto
Artikel Terkait
14 hari lalu

Gempa Hari Ini Guncang Pasaman Barat Sumbar, Cek Kekuatan Magnitudonya!

1 bulan lalu

Gempa Hari ini Guncang Kepulauan Mentawai Sumbar, Cek Magnitudonya!

1 bulan lalu

Gempa Hari Ini Magnitudo 4,6 Guncang Padang Pariaman Sumbar

2 bulan lalu

Gunung Marapi Meletus Siang Ini, Kolom Abu Tertutup Kabut Kebal

3 bulan lalu

Gempa Hari Ini Magnitudo 4,5 Guncang Dharmasraya Sumbar

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal