"Astaghfirullah, awas kau yo," katanya sambil meneruskan perjalanan pulang ke tempat kos tak jauh lokasi kejadian.
Ironisnya, pelaku bukannya mengakui kesalahannya, malah justru tertawa bersama teman tongkrongannya.
"Pelaku bukannya merasa bersalah, malah ketawa. Begitu juga teman-temannya yang lain juga ikut ketawa," ucapnya.
Setiba di kos tempat tinggalnya, korban langsung memberitahu kejadian itu kepada temannya. Termasuk juga memberitahu warga setempat. Hasil rembukan, korban bersama warga dan lainnya melapor ke rumah Ketua RT 29 Lebak Bandung.
Kepada Ketua RT 29, korban mengaku sudah sering sebelumnya diikuti pelaku.
"Ya sudah sering dia (pelaku) cegat saya di jalan situ. Dia minta nomor WA tapi gak saya kasih," ucapnya.