"Kepedulian semua pihak sangat diharapkan karena biaya pemulangan perantau cukup besar," ucapnya.
Menurut perhitungan Zulhendri, pemulangan 900 perantau Minang dari Wamena membutuhkan dana paling tidak Rp4,5 miliar. Ini dengan asumsi harga tiket pesawat dari Papua menuju Padang Rp5 juta per orang.
Selain menggalang bantuan, Pemprov Sumbar tetap berusaha memastikan keamanan warganya di Papua. Wakil Gubernur Sumbar Nasrul Abit bersama pejabat pemerintah terkait akan ke Wamena untuk mengecek keadaan warganya di sana.
"Hasil pertemuan nanti diharapkan akan didapat informasi pasti kondisi dan berapa orang warga Sumbar di sana yang ingin pulang namun tidak punya biaya lagi," katanya.
Diketahui, demonstrasi berujung kerusuhan terjadi di Wamena pada Senin (23/9/2019). Selain menyebabkan kerusakan bangunan dan fasilitas umum, kerusuhan menyebabkan setidaknya 30 orang tewas. Di mana 10 korban di antaranya perantau asal Pesisir Selatan, Sumbar. Delapan dari 10 jenazah korban kerusuhan Wamena sudah dipulangkan dan dimakamkan di kampung halaman mereka.