Di samping itu, posisi strategis Sungai Pisang yang berada di jalan lintas menuju kawasan wisata bahari Mandeg menguntungkan masyarakat setempat sehingga banyak peluang usaha yang bisa dikembangkan.
“Masyarakat di sini tidak harus menjadi nelayan karena banyak peluang usaha yang bisa dijalani, baik antar jemput wisatawan, pemandu wisata maupun menjual souenir dan kuliner,” kata dia.
Menurut Mahyeldi, untuk penataan pemukiman masyarakat nelayan di kawasan tersebut sudah ada perumahan nelayan yang menampung sehingga nantinya warga tidak lagi terancam abrasi dan penataan kawasan pantai Sungai Pisang lebih mudah.
“Dengan menempati perumahan yang disediakan, warga tidak terancam abrasi dan kawasan ini lebih mudah ditata. Sudah ada 58 rumah yang disediakan. Berjarak 800 meter dari lokasi pantai,” katanya.