"Polisi tidak bisa datang ke sini akibat cuaca badai. Kami diminta untuk mengubur mayat itu di Tiniti,” katanya.
Dia mengatakan, kondisi mayat sudah sulit dikenali. Kulit kepala terkelupas hingga terlihat tengkoraknya. Mayat itu memakai celana pendek dan memakai kaos panjang berwarna hitam putih.
“Bagi warga yang kehilangan keluarganya diharapkan melapor ke pihak kepolisian,” ujar kades.