Minta Warga Minang Tak Mudik, Doni Monardo: Jan Lai Ado Acara Pulang Basamo

Nur Ichsan Yuniarto
Kepala BNPB sekaligus Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Letjen TNI Doni Monardo di Kota Painan, Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat, Kamis (15/4/2021). (Foto: BNPB)

"Kalau terlambat dirawat di rumah sakit, maka risikonya kematian," kata Doni.

Dia menambahkan, sebagaimana arahan Presiden Joko Widodo, pengendalian Covid-19 dengan menjalankan ‘gas dan rem’. Hal itu harus dilakukan bersama-sama mengingat pandemi ini belum berakhir

"Gas dan rem. Kita harus bisa kontrol. Kita harus bisa mengendalikan emosi. Covid-19 belum berakhir, masih ada. Tidak ada negara di dunia ini yang terbebas dari Covid-19," kata Doni.

Selain itu, sesuai arahan Presiden Jokowi pada acara Rakornas Penanggulangan Bencana 2021, upaya selanjutnya yakni, konsistensi untuk tetap patuh protokol kesehatan 3M. Kemudian, mengikuti program 3T dan menaati program vaksinasi.

Upaya tersebut harus bersama-sama dilakukan mulai dari pemerintah hingga masyarakatnya. Kemudian, dibantu komponen yang lain sehingga penularan Covid-19 dapat dikendalikan dengan baik.

"Konsisten. Tidak bisa kita hanya disiplin satu hari dua hari. Satu jam kita lengah, kita lalai satu menit, kita pun bisa terpapar Covid-19," kata Doni.

Editor : Maria Christina
Artikel Terkait
57 tahun lalu

31 Rumah di Banjar Rusak Diterjang Angin Kencang, BNPB: Waspadai Cuaca Ekstrem

57 tahun lalu

Banjir Bandang Terjang 5 Desa di Gorontalo Utara, Tinggi Air Capai 2 Meter

57 tahun lalu

Banjir Landa 3 Desa di Bandung, 75 Warga Mengungsi

57 tahun lalu

BNPB: Banjir di Blora Rendam Puluhan Rumah Warga hingga 2 Sekolah

57 tahun lalu

BNPB: Angin Kencang Rusak Belasan Rumah Warga di Klaten

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal