Mahfud MD Buka-bukaan Ancaman Kedaulatan: Intoleransi, Separatis hingga Terorisme

Riezky Maulana
Menko Polhukam Mahfud MD. (Foto: Twitter)

"Jadi sering sekali kapal-kapal itu masuk ke situ, menyelundup dan melanggar hukum. Bahkan kadang kala seperti mengejek kita," katanya.

Sebagai contoh masalah terkini  masuknya dua kapal Super Tank asal Panama dan Iran beberapa waktu ke belakang. Baginya, hal itu jelas-jelas tindakan melawan hukum dan saat ini tengah diproses pemerintah Indonesia.

"Ini kan jelas-jelas melanggar hukum dan sedang kita tangani. Ada ratusan, bahkan ribuan kasus kasus yang terjadi di negara kita di dalam sepanjang tahun," ujarnya.

Lebih lanjut dia menjelaskan, di belahan Indonesia Timur, gangguan keutuhan teritori datang dari separatis Papua yaitu Organisasi Papua Merdeka atau (OPM). Menurutnya, keinginan OPM untuk memerdekakan diri masihlah tinggi.

"Di Indonesia bagian Timur itu, gerakan separatis ingin memerdekakan dirinya," katanya.

Kemudian, untuk wilayah Indonesia Tengah, Mahfud menyebut masalah radikalisme dan teorisme amat masif. Beberapa contohnya penangkapan terorisme yang sedang gencar-gencarnya dilakukan aparat di beberapa daerah, seperti Jawa Timur, Sulawesi Selatan, hingga Jakarta Timur.

"Di Indonesia Tengah dan tersebar ada di mana-mana, itu adalah radikalisme dan terorisme. Seperti yang dari Jatim ditangkap 22 orang, di Makassar juga ditangkap 19 orang dan beberapa hari kemarin terjadi ledakan bom. Kemudian bercabang lagi yang di Condet dan sebagainya. Itulah ancaman keutuhan teritori dan ideologi kita," ucapnya.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Dikunjungi Dubes Boroujerdi, Jokowi Sampaikan Simpati ke Rakyat Iran

57 tahun lalu

Soroti Kasus Gus Yaqut, Mahfud MD: Pimpinan KPK Tak Berwenang Tetapkan Tersangka

57 tahun lalu

Dubes Belanda Temui Jokowi di Solo, Bahas Apa?

57 tahun lalu

Kaleidoskop 2025: 10 Bencana Alam Paling Mematikan di Indonesia, Renggut Ribuan Jiwa

57 tahun lalu

Aceh Surati 2 Lembaga PBB, Minta Ikut Terlibat Pemulihan Pascabencana Banjir-Longsor

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal