Limbah Covid-19 di Sumbar Melonjak, Mahyeldi Surati Bupati dan Wali Kota

Antara
Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah (Foto: Humas Pemkot Padang).

PADANG, iNews.id - Gubernur Sumatera Barat (Sumbar) Mahyeldi Ansharullah menyurati seluruh bupati dan wali kota. Isi surat terkait lonjakan limbah medis penanganan Covid-19.

Surat dengan Nomor 660/377/DLH-2021 tertanggal 7 Mei 2021 tersebut menyebutkan untuk menghindari penyebaran Covid-19 dari limbah infeksius. Bupati dan wali kota diminta menugaskan Satgas Covid-19 bersama dinas lingkungan hidup dan dinas kesehatan setempat untuk seoptimal mungkin mengelola limbah tersebut. 

"Limbah itu normalnya 5,2 ton per hari. Sekarang dengan naiknya kasus limbah juga bertambah 20-30 persen," tutur Kepala Dinas Lingkungan Hidup Sumbar, Siti Aisyah di Padang, Jumat (7/5/2021).

Pengelolaan itu merujuk kepada SE Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor SE.3/MENLHK/PSLB3.3/3/2021 tentang Pengelolaan Limbah B3 dan Sampah dari Penanganan COVID-19.

Menurutnya pengelolaan limbah dan sampah infeksius itu sebenarnya sudah dilakukan semenjak pandemi melanda. Surat gubernur tersebut lebih merinci sampah yang dimaksud serta penanganan yang harus dilakukan.

Editor : Reza Yunanto
Artikel Terkait
5 bulan lalu

310 Rumah Rusak Terdampak Bencana Sumatera Dapat Bantuan dari BNPB

6 bulan lalu

Terungkap! Pasien Terpapar Virus Super Flu Meninggal di Bandung Punya Komorbid

6 bulan lalu

10 Warga Jabar Terpapar Virus Super Flu, Terdeteksi sejak Agustus

7 bulan lalu

Presiden Prabowo Cek Penanganan Bencana dan Pemulihan Infrastruktur di Sumbar

7 bulan lalu

Korupsi Bilik Sterilisasi Covid-19 di Dairi, 2 Terdakwa Divonis 2 Tahun Penjara

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal