Sementara empat warga lainnya masih hilang dan sedang proses pencarian tim SAR gabungan. Total bangunan rusak belum terdata pasti dan diperkirakan sekitar 3.000 unit kondisi rusak berat dan ringan.
"Kami mengusahakan dalam masa tangap darurat ini akan didata total bangunan yang rusak, baik rumah, tempat ibadah, jalan, jembatan dan lainnya," katanya.
Sementara Bupati Agam Andri Warman menambahkan, Pemkab Agam ikut berduka atas gempa bumi melanda Pasaman dan Pasaman Barat.
Pemkab Agam telah menyalurkan sembako beserta kebutuhan lainnya. Bantuan itu berasal dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan TP PKK.
"Antara kepada daerah telah sepakat kalau ada musibah, siap membantu daerah itu," katanya.