"Ini berdasarkan pelacakan kontak dengan PDP yang positif itu," katanya.
Untuk mengantisipasi penyebaran di Puskesmas Baso, layanan kesehatan itu untuk sementara waktu ditutup dan disemprot disinfektan. Selain itu, seluruh tenaga kesehatan di puskesmas tersebut menjalani swab, dan puskesmas hanya melayani pasien gawat darurat saja.
Saat ini, kasus positif Covid-19 di Agam seluruhnya mencapai 14 orang, yang berasal dari petugas kesehatan 10 orang dan empat orang warga.
Sedangkan jumlah PDP enam orang, Orang Tanpa Gejala (OTG) 390 orang dan Orang Dalam Pemantauan (ODP) 40 orang.