Juni menuturkan, karena tak lagi memiliki pendapatan pasti, dirinya terkendala biaya berobat ke rumah sakit.
"Waktu suami saya punya usaha kami masih sanggup bayar iuran BPJS, tetapi saat ini tidak sanggup lagi," kata Juni.
Dahnil Aprianto juga ikut menceritakan kondisi istrinya, dia menyampaikan, dulu Juni pernah mengalami sakit dan telah dilakukan operasi di rumah sakit swasta di Pekanbaru.
"Saat itu kami datang ke Rumah Sakit Umum, tapi harus mengantre hingga satu bulan, karena kondisi semakin parah maka saya langsung larikan ke rumah sakit swasta," katanya.
Saat dilakukan operasi yang pertama tahun 2016 lalu, berhasil dikeluarkan tumor dari perut Juni seberat 5 kg. Tetapi saat itu masih ada satu tumor lagi yang menempel di dekat ulu hati. Saat itu dokter tidak ingin mengambil risiko sehingga satu tumor itu tidak diangkat.