"Saya disuruh cari uang pribadi. Uang dari mana, saya tidak punya uang," ucapnya.
Asniati mengaku dia tidak sanggup untuk membayar uang negara senilai Rp75 juta kepada Pemerintah Kabupaten Muarojambi. Dia berharap ada solusi dari pemerintah.
"Saya berharap masalah ini selesai. Saya minta seadil-adilnya sesuai dengan pekerjaan dan pengabdian saya sebagai guru dan tidak ada yang dirugikan," katanya.