“Kami dalami seperti apa duduk permasalahannya, sampai saat ditemukan Afif Maulana di bawah jembatan itu perlu pembuktian akurat perlu penyelidikan dan penyidikan yang akurat jadi tidak bisa kita menyertakan sesuatu yang terjadi itu tanpa fakta,” ujarnya.
Saat pencegahaan tawuran, kata Suharyono, sudah ada rekaman video yang diabadikan anggota polisi saat mengajak para pelaku yang membawa parang untuk membubarkan diri.
Menurut Kapolda, ada belasan pelajar yang diamankan saat hendak tawuran. Mereka masih kelayapan malam.