Kepala BPBD Kabupaten Limapuluh Kota, Joni Amir menyebutkan, sejumlah rumah warga yang berada di pingir sungai rusak akibat dihantam banjir bandang.
“Kondisi terparah sementara terdapat di Kecamatan Situjuh Limo Nagari. Rumah milik Niwar di Jorong Pincuran Nena terendam lumpur setinggi satu meter,” katanya.
Selain menerjang rumah dan sawah, banjir bandang dilaporkan juga menghanyutkan sejumlah hewan ternak seperti sapi, kerbau, dan kambing.
Banjir bandang diduga disebabkan tingginya intensitas curah hujan yang mengguyur kawasan Gunung Sago dalam beberapa hari terakhir.
Camat Situjuh Limo Nagari, Rahmat Hidayah mengatakan, hingga malam ini warga di skeitar lokasi sudah mengungsi ke tempat yang aman. “Yaa, warga sudah mengungsi sambil bawa hewan ternak mereka,” ucapnya.