BPBD sudah membuka posko kesehatan di Sungai Kunyit. Selain itu, Tim Reaksi Cepat (TRC) sedang melakukan pendataan ke lapangan.
Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) sebelumnya menyebutkan, gempa bumi tektonik 5,3 SR di Solok Selatan, berlokasi di koordinat 1,4 lintang selatan (LS) dan 101,53 bujur timur (BT), atau tepatnya berlokasi di darat pada jarak 36 kilometer (Km) arah timur laut Kota Padang Aro, Kabupaten Solok Selatan, Sumbar. Sementara kedalaman gempa 10 km.
Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG Rahmat Triyono memaparkan, dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenter, gempa bumi yang terjadi di Kabupaten Solok Selatan ini merupakan jenis tektonik kerak dangkal (shallow crustal earthquake) yang terjadi akibat aktivitas Zona Sesar Sumatera (Sumatera Fault Zone) pada segmen Suliti.
“Hasil analisia mekanisme sumber menunjukkan gempa bumi dibangkitkan deformasi batuan dengan mekanisme pergerakan jenis sesar mendatar (Strike-Slip),” kata Rahmat.
Informasi di lapangan, dampak gempa dirasakan warga di daerah Solok Selatan dengan skala IV MMI, Padang III-IV MMI, Painan dan Padang Panjang II-III MMI, Payakumbuh 50 Kota II MMI, Kepahyang I MMI.