Karumkit Bhayangkara TK III Padang, Kompol dr Hari Andromeda menekankan pentingnya percepatan pengumpulan sampel DNA dari pihak keluarga.
“Kami mohon kepada masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga agar segera datang ke posko antemortem di RS Bhayangkara Padang. Semakin cepat data pembanding masuk, semakin cepat pula kami bisa menyelesaikan identifikasi 25 jenazah yang saat ini masih Mr X,” kata Hari.
Dia menjelaskan bahwa lambatnya pencocokan data sering terjadi karena tidak ada keluarga yang melapor. Hari mengungkap bahwa sebagian besar jenazah yang belum teridentifikasi merupakan anak-anak.
“Diduga orang tua atau kerabat terdekatnya juga menjadi korban, sehingga tidak ada yang melapor. Kondisi ini membuat proses pencocokan data menjadi lebih lama,” ucapnya.
Dia menegaskan bahwa tim DVI terus berupaya maksimal agar seluruh proses identifikasi korban banjir bandang Sumbar dapat segera tuntas. Untuk mendukung kelancaran proses identifikasi, Dinas Pertanian Sumbar memberikan tambahan satu unit mobil cold storage. Fasilitas ini digunakan untuk membantu penyimpanan jenazah agar proses identifikasi dapat berlangsung lebih optimal.
DVI menyambut baik bantuan tersebut mengingat kapasitas peti pendingin RS Bhayangkara sempat terbatas.